The MAP

“The first is experiencing, the second is reverse learning and the third is virtual coach. Now the second, debriefing and also reverse learning. Reverse Learning is a certain technique that we ask the participant how to apply what you learn in your work. It’s all with application. Do you agree with me that application is the next most important thing after learning? After we learn, we must apply. If you learn, but don’t apply, it’s just knowledge. Now, listen carefully. Knowledge is only pontential power. Do you agree? So, knowing is not doing. It is recalled as a guiding principle learning. A lot people say we know (pernah Nampak tak?, pernah tengok tak? Pernah baca tak?, what are you doing with it?). Without action, knowing is not doing……It is just a potential power”

Itulah sepenggal ujaran James Leow, founder the MAP dari Malaysia kepada para trainer ELT dalam rangka mengenalkan simulasi games the MAP di Indonesia. Dengan sedikit campuran bahasa melayu, James menjelaskan dan memperagakan serta mengajak para peserta langsung bermain. Dalam sekejap peserta memahaminya dengan sangat jelas plus bonus kegembiraan. Rencananya dalam waktu dekat James akan memperkaya dunia pembelajaran di Indonesia dengan games tersebut.

Dan ternyata the MAP memang game yang praktis. Dikemas secara sederhana dengan metode permainan yang sederhana pula, games ini tidak terlalu sulit dimainkan. Setiap tim berlaku sebagai tim perang dengan peran masing-masing memperebutkan wilayah kemenangan dengan strategi eksekusi yang matang melewati sebuah PETA. Cocok untuk dimainkan dalam organisasi pada semua level.

Esensi training game ini terdiri dari 3 bagian, yaitu bermain dan mengalami (experiencing), Belajar dari permainan itu dan terakhir mengaplikasikannya dengan bantuan virtual coach. Virtual coach adalah prisma dengan 7 pertanyaan coaching yang akan membimbing peserta dalam mengaplikasikan apa yang dipelajari dari games tersebut ke dalam hidup pribadi dan pekerjaan.

Para ELT yang hadir sebagai peserta tampak antusias, fun dan senang terlibat dalam permainan yang diselenggarakan tanggal 12 Pebruari 2018 ini di kantor HRE-MWS Indonesia. Apa kata mereka tentang the MAP ini? Yuuk simak….

Ahmad Madu, Keren abis untuk simulasinya. The Map salah satu game berbentuk simulasi yang sangat erat untuk pengembangan organisasi dan juga hidup pribadi. Selamat untuk mr. James Leow untuk pelunculan simulasi8 game the MAP.Ini warisan yang ditunggu-tunggu

Maria Agustini, The MAP adalah training yang sangat dahsyat. Dengan bersenang-senang pserta mendapat banyak materi pembelajaran dalam waktu SINGKAT. Dahsyatnya lagi point-point yang dipelajari dapat diaplikasikan dalam kehidupan pribadi dan professional secara individual dan dalam organiasi/bisnis.

Arnold Lukito, James Leow, you’re amazing! The MAP is really a fun yet ver4y insightful game. It really show who the player are, while constantly put the player on edge. I also love your energy & enthusiasm. Can’t wait to see the MAP come to Indonesia

Eka Wartana, This is the tool needed by companies in thi8s disruption era. The Map is very applicable for both individual and company. I strongly recommend companies to apply the MAP in their training program.

Regina Hartandie, Keren banget!!! Belajar tentang diri sendiri dan mengaplikasinnya ke dalam organisasi tanpa meras bosan dan tidak merasa digurui.

Triono, The MAP adalah program yang luar biasa. Games yang bisa diaplikasikan untuk menumbuh kembangkan manusia dan organiasi. Saya merasa sangat bangga bisa menjadi bagian pertama yang memainkan game ini di Indonesia. Terutama langsung membuka mindset saya. Sukses untuk James Leow. Thanks a lot.

Adzani Lulu Wardhana, Awesome! Fun and short training, but reveal ourselves as person and team player in organization. Teknik leadership, strategy danbanyak hal tentang dinamika organisasi bisa didapat dari game ini.

Mulyanto, Training game yang membuat kita makin yakin dengan apa yang harus kita lakukan untuk mencapai kemenangan dengan strategi, teamwork, prioritas dan perseistensi.

Didang Setiawan, The MAP sangat menarik dan menyenagkan. Memberi penglaaman baru dalam mempelajari perilaku diri sendiri dan organisasi. Hasil pembelajaran ini dapat diimplementasikan dalam meningkatkan efektivitas organisasi.

Waluyo Sanwitanom, Game yang sangat powerful, mengintegrasi budaya korporasi dan penggalian potensi setiap individu.

Honorus, What an awesome learning game!

Yoga Iswara, Dalam permainan strategi “the Map” peserta ‘dipaksa’ untuk mengeluarkan sifat dasar dan menyadari hal-hal yang biasa dihadapi sehari-hari sebagai energi yang merupakan kekuatan untuk mengatasi masalah yang ada. The Map seperti magnet yang bisa menunjukkan kekuatan itu.

Aegidius S., Kreatif dan penuh energi! Thanks mr. James Leow.


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • Facebook - White Circle
  • Twitter - White Circle
  • LinkedIn - White Circle

© 2016 by rowenkuro